Raihlah Kemenangan
Apa jadinya kalau lagu-lagu rohani Islam yang syahdu seperti
Tuhan-nya Bimbo, di ‘acak-acak’ sama GIGI. Bakal menuai pro dan kontra kah?
Tepat dua hari menjelang Ramadhan tahun 2004 ini GIGI
meluncurkan album berjudul RAIHLAH KEMENANGAN, sebuah album religi yang
mengangkat lagu-lagu rohani legendaris plus lagu karya GIGI sendiri. Apa sih
yang mendorong mereka merilis album ini.
Konsep album ini sudah dirumuskan sejak satu tahun yang lalu.
Berangkat dari keprihatinan GIGI atas kurangnya apresiasi anak-anak jaman
sekarang terhadap seni bernafaskan islami.
"Pernah gue bawain salah satu lagu islami Bimbo di depan
keponakan yang masih ABG, dan komentarnya, kok bawain lagu cupu (tua) begitu
sih," cerita Armand.
Dari pengalaman itu dia menyimpulkan bahwa anak-anak jaman
sekarang mungkin kurang mengenal musik-musik islami karena seleranya kurang pas
dengan mereka. Jadi kenapa musik dan aransemennya tidak dibuat mendekati selera
mereka, sehingga jika mereka suka, akan menyanyikan dan syukur-syukur dapat
menghayati makna lirik yang tergantung didalamnya.
Proses pembuatan album sendiri tidak mengalami kendala yang
berarti. Dewa Budjana yang notabene bukan muslim mendukung sepenuhnya, karena
apa yang mereka kerjakan ini toh juga bisa diatasnamakan sebagai apresiasi seni.
Akhirnya terkumpulah 10 lagu yang dikemas dalam album
bertajuk Raihlah Kemenangan. Delapan lagu diambil dari lagu-lagu islami
yang selama ini memang sudah sangat familiar. Sebutlah lagu seperti Tuhan
(Sam Bimbo), Rindu Rasul (Sam Bimbo, Taufik Ismail), Ketika Tangan dan
Kaki Berkata (Chrisye, Taufik Ismail). GIGI sendiri membawakan dua lagu
ciptaan sendiri yaitu Hilang dan Karunia-Mu.
"Lagu Hilang dari album GIGI ¾ yang diaransemen
ulang. Kebetulan liriknya tentang ketuhanan. Sedangkan lagu Karunia-Mu,
ciptaan Thomas, sebenarnya adalah materi untuk materi album ke-9, karena
liriknya juga tentang ketuhanan jadi cocok untuk dimasukkan di album ini,"
jelas Armand.
ROCK HABIS
Jangan kaget jika mendapati lagu–lagu di album ini beda
dari pakem kebanyakan lagu islami. Pokoknya ngerock habis. Lagu Tuhan yang
aslinya syahdu dan mendayu, digubah habis menjadi ngerock ala GIGI, dengan
adanya tarikan gitar distorsi dan isian brass section. Mantap dan berisi. Tak
salah lagi jika lagu yang selalu menjadi anthem pada setiap bulan
Ramadhan ini dipilih sebagai hit jagoan. Pada lagu Ketika Tangan dan Kaki
Berkata, GIGI menyuguhkannya dengan style rock yang digabung dengan isian rap.
Hasilnya, sungguh menggetarkan! Pada lagu Lailatul Qadar, kocokan gitar dan drum
digeber dengan tempo cepat, dengan loop – loop yang membalut lengkingan vokal
Armand.
Tidak semua lagi diusung dengan style rock. Dalam lagu
Keagungan Tuhan yang aslinya memang bertempo pelan, dibawakan secara simple
dengan petikan gitar yang ritmis. Sementara sebagai penutup, dipilihlah Raihlah
Kemenangan, lagu berimama mid tempo dengan alunan gema takbir yang
bersahut-sahutan.
Dengan segenap musik yang diaransemen sedemikian rupa ini
GIGI berharap bisa masuk ke selera penggemar muda. Kalaupun ada yang kontra
terhadap karya ini adalah sah- sah saja. Yang pasti musik adalah bagian dari
seni, dan siapa saja berhak untuk menginterpretasikan. Yang penting esensi dari
lagu-lagu yang ada di album ini tidak berkurang kadarnya.
Untuk mendukung album ini, GIGI siap menggeber tur ke lebih
dari 15 kota di Jabotabek, Jabar, dan Jateng dalam tur bertajuk MUSIK
NGABUBURIT DAN GEMA RAMADHAN. Konser yang digelar menjelang buka puasa
ini akan diisi juga dengan Dai kondang Gito Rollies dan Sujiwo Tedjo. Semoga apa
yang telah diupayakan GIGI ini bisa diterima oleh masyarakat sebagai sarana
hiburan yang positif. Amien.
DAFTAR LAGU:
- Ketika Tangan dan Kaki Berkata - Chrisye, lirik Taufik Ismail
- Dengan Menyebut Nama Allah - Dwiki Dharmawan
- Rindu Rosul - M. Samsudin Hardjakusumah. Drs, lirik Taufik Ismail
- Keagungan Tuhan - A. Malik BZ
- Lailatul Qadar - Wandi Kuswandi, lirik Taufik Ismail
- Tuhan - M. Samsudin Hardjakusumah. Drs
- Railah kemenangan - Elfa Secioria
- Akhirnya - R. Deddy Agus D & Youngki Soewarno
- KaruniaMu - Thomas Ramdhan
- Hilang - Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, Ronald, lirik
Thomas Ramdhan
|