Menjadi Kenyataan
Mimpi adalah bunga kehidupan meski mimpi sering kali bercerita
tentang kejadian yang tidak mungkin atau mustahil dalam kehidupan nyata.
Disadari atau tidak, antara manusia dengan mimpi telah terjadi jalinan yang
sulit terpisahkan sejak lama. Manusia telah menjadikan mimpi sebagai motivasi
untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik setelah cinta. Begitu juga dengan chrome,
band asal
Malang
yang mempunyai sejuta mimpi. Mereka memacu bakatnya dan menuangkan
mimpi-mimpinya dalam lagu-lagu tercipta. Dan mimpi-mimpi chrome itu kini hadir dalam album debut bertajuk Menjadi Kenyataan. chrome
adalah duo beranggotakan kakak-beradik Emink
(Vokal, Synthesizer) dan Deny (Gitar)
yang memainkan musik bergenre pop-alternative dengan imbuhan techno dan
synthesizer.
Awalnya chrome yang
berdiri pada 9 Maret 2000 merupakan full band dengan komposisi empat personil
yang kesemuanya berasal dari Kota Malang. Sempat menjadi runner-up pada sebuah
ajang komposisi lagu tema untuk dipakai pada sebuah produk dari perusahaan
telekomunikasi terkemuka. Inilah sebagai salah satu yang membuat chrome
semakin menjejakkan kakinya di jalur musik anak negeri. Dilanjutkan lagi dengan
bergerilya dari panggung ke panggung menyajikan musik yang mereka mainkan hingga
evolusi membawa mereka ke perubahan bentuk dari full band menjadi duo. Sebuah
proses pendewasaan yang harus dibayar dengan kehilangan personil. Padahal saat
itu chrome sudah menandatangani kontrak dengan SONY BMG
INDONESIA
dan dalam tahap penyelesaian sebuah mimpi mereka.
Sebuah Harapan Yang Menjadi Kenyataan
Album chrome yang
berjudul Menjadi Kenyataan ini
akhirnya dirilis juga pada bulan Juli 2006 dan berisikan sepuluh buah track yang
bercerita tentang cinta. Meski begitu, chrome tidak membawakannya dengan mellow. Lagu yang mereka hasilkan
masih terkesan manly terutama dengan
beat-beat alternative pop nya yang sangat terasa di tiap lagunya. Coba dengarkan
radio hit album ini yang berjudul “Hanya Cinta”. Lagu ini liriknya ditulis oleh Emink dan
diaransemen lewat program sequencer dari PC rumahan serta bercerita tentang
keindahan cinta yang sebenarnya. Lagu dasar ini kemudian diperdengarkan ke Deny
yang kemudian menyempurnakan gregetnya lewat petikan melodi gitarnya. Liriknya
pun manis, baca saja:
Semua yang kulakukan karena cinta // semua yang kuberikan hanyalah cinta //
setia yang aku punya itu juga cinta // setia yang aku punya hanya untuk cinta //
cinta kepadamu.
Musik sequencer & synthesizer yang teramat kental pun menjadi kekuatan utama
chrome sehingga menjadikan mereka
sedikit berbeda dibandingkan dengan lainnya. Padatnya lalu lintas bebunyian dari
mesin pembuat bunyi bernama sequencer dan synthesizer ini juga tidak bertabrakan
dengan indahnya lagu yang dinyanyikan. Masih tetap dapat sing-along
dan juga catchy. Kalau kamu belum percaya, simak baik-baik lagu dan lirik
dari lagu berjudul “Ingin Dicintai”.
Musiknya menjadi semacam journey mengarungi bebunyian sintetis yang diwariskan
oleh Duran Duran menuju ke sebuah peradaban dimana disana ada Darren Hayes
bernyanyi dengan lirik yang begitu aduhai.
Aku hanya ingin kau cintai // aku hanya ingin kau miliki //
aku hanya ingin berikan perhatian dan pengertian.
Album
perdana ini memang bercerita tentang mimpi-mimpi chrome
yang beragam. Dari impian dan harapan untuk dapat “Memiliki
Untuk Selamanya”, lalu gulana perasaan yang bertanya kepastian akan status
“Sabahat Atau Kekasih” hingga sulitnya membendung impian mereka
agar segera diwujudkan terbesit dalam lagu “Gejolak
Jiwa”. Kesemuanya ini dibawakan chrome
dengan caranya yang berbeda dalam bertutur lewat lagu. Bagi chrome,
mimpi adalah hasil yang harus terus diusahakan dan album ini adalah salah satu
dari mimpi chrome yang berhasil
mereka wujudkan di abad milenium ini.
|