Pejantan Tangguh
"Tangguh bukanlah berarti bisa menaklukan segalanya, namun untuk berdiri tegak walau tubuh ini memberi sinyal untuk menyerah lalu kita tetap gigih bertahan itulah yang dinamakan tangguh. Tangguh adalah sikap jujur dalam menjalani hidup, memaksimalkan fungsi dirinya, berani mengambil resiko dalam melaksanakan hal-hal besar dalam hidup, mengakui kesalahan dan berhenti mengeluh mengasihani diri..." --Eross
Ini adalah sebuah pernyataan pembuktian dari kematangan karir bermusik mereka selama lebih dari 5 tahun. Tak kurang satu juta kopi penjualan dari tiap album yang di-release. Belum lagi catatan rekor dari sebuah band dengan massa paling banyak dan paling ditunggu konsernya di Indonesia dan beberapa kawasan Asia Tenggara. Dan dengan seabrek penghargaan yang diperolehnya baik dari dalam negri maupun dari negri jiran. Sebuah album yang sangat ditunggu para SheilaGank di tahun ini, setelah sempat tertunda pengerjaannya gara-gara ketiban rejeki mengerjakan sebuah album soundtrack film "30 Hari Mencari Cinta".
"Pejantan Tangguh" hadir dengan konsep yang semakin matang. Jangka waktu yang panjang dimanfaatkan Sheila untuk bereksplorasi terhadap sound dan alat-alat yang mereka gunakan. Dengan meninggalkan string section yang selama ini menjadi ciri khas dari lagu-lagu sebelumnya, kini di album ke-empat ini, Sheila On 7 menawarkan nuansa pop unik yang dihasilkan dari brass section.
Single pertama mereka yang juga dijadikan judul album ini, Pejantan Tangguh, merupakan sebuah lagu yang dinamis yang sarat dengan ajakan untuk selalu berpikir optimis. Lagu ini juga sebagai kenduri kelanggengan mereka yang sejak awal berdirinya Sheila On 7, 6 Mei 1996, Eross, Duta, Adam, Sakti dan Anton masih tetep berlima hingga saat ini.
Lagu-lagu dalam album ini yang proses penggarapannya pertama kali dilakukan di studio milik mereka sendiri sudah tidak didominasi penciptaannya oleh Eross. Tanyaku adalah lagu yang ditulis oleh Duta, calon bapak yang bercerita tentang kisah kasihnya sewaktu masih pacaran. Anton kemudian mencoba menuliskan tentang gemerlapnya alam metropolis dibawah kerlip lampu dugem dan derap musik disko dalam Coba Kau Mendekat. Tak ketinggalan pula Adam yang menuangkan curahan hatinya lewat balada yang romantis, Pilih Aku.
Walau tidak mendominasi, Eross tetap menuliskan lagu pada album ini. Itu Aku adalah salah satu lagu yang ditulis Eross yang sarat akan risalah hidup manusia. Dengan melodi yang apik dalam balutan brass section, lagu ini bercerita tentang manusia yang sudah melupakan apa yang dicari dari hidup ini, dan sibuk menafkahi nafsunya yang tidak pernah merasa puas.
Kali ini Sheila juga tampil menyentuh ke sisi humanisme. Ada sebuah lagu yang berjudul Ketidakwarasan yang sekilas bercerita tentang percintaan, namun bila diulik lebih dalam lagi, lagu ini lebih bercerita tentang ketakutan terhadap perang, saat cinta sudah tak lagi bermakna dan kenyataan sudah terlampau berat. Kemudian Khaylila, judul yang mencuplik nama putri adopsi Eross, merupakan simbolisasi kepedulian Sheila terhadap generasi mendatang sebagai penerus bangsa agar menyiapkan mental guna menghadapi tantangan hidup ini.
Sheila menampilkan kepiawainya dalam mengkomposisi sebuah lagu. Lagu dengan judul Brilliant digarap dengan sangat serius dan penuh konsentrasi karena dalam mencampurkan brass section kedalam musik Sheila, mereka tidak ingin main-main dan setengah-setengah, malah dalam menggarap lagu ini sempat mereka tinggalkan menunggu mood yang baik untuk kemudian melanjutkan lagi. Ini dilakukakn karena mereka ingin menghasilkan musik baru yang tidak maksa dan enak untuk dinikmati.
Seutuhnya, album yang membawa semangat dan optimisme dalam menjalani hidup ini dikemas dengan ringan dan lirik yang mengena dihati sehingga pesan moral yang tersirat dapat mudah diterima tanpa harus membebani pendengarnya. Simak saja ke 12 lagu dalam album ke-empat ini, dengan nuansa-nuansa baru yang akan menggugah untuk tetap berpikir positif menjalani hidup.
Saatnya berdamai dengan hati ini.
For More Information:
www.sonymusic.co.id
www.sheilasonic.com
www.sheilaon7.com |