507
Setelah
menyelesaikan tour ‘Jalan Terus’ di 34 kota pada akhir November 2005 lalu,
awal Januari 2006 Sheila On 7 kembali ke studio dalam proses rekaman album
terbarunya yang bertitel 507.
Penggarapan album kali ini dinilai jauh lebih santai, lebih spontan dan lebih
efektif secara waktu dalam proses penggarapannya. Mereka berkutat di
kampung halaman sendiri,
Jogjakarta
, walhasil personil Sheila On 7 bisa lebih leluasa mengatur waktu sembari
mematangkan kembali karya-karya yang telah mereka buat.
10
TAHUN SHEILA ON 7
Di
tahun 2006 ini tepat 10 tahun SO7 berkarir di industri musik. Usia yang
menunjukkan kedewasaan para personilnya, termasuk kedewasaan dalam menyikapi
arus dinamika industri musik yang selama ini mereka geluti. Kalau flashback
ke masa-masa awal SO7, masih kuat di ingatan bahwa wong Jogja ini sukses menjadi band pendobrak pakem musik alternative
yang sedang in di akhir tahun 90-an. Mereka tampil percaya diri dengan pakem
lagu-lagu ‘manis’, berlirik dasyat, progresif kord yang simple dan gampang
digenjreng, sehingga mudah diingat dan gampang dinyanyikan. Tak heran jika
album-albumnya pun mendulang kesuksesan terjual jutaan kopi.
Awal
Juni 2006, album teranyarnya yang merupakan album ke-5 (diluar dari album The
Best Of dan Soundtrack) resmi diluncurkan. Pilihan
judul angka menunjukkan sesuatu yang simple dan mudah diingat, apalagi angka ini
mirip dengan singkatan dari nama Sheila On 7 sendiri. Secara keseluruhan album
ini tampil dengan kesegaran baru. Konsep musik yang dikedepankan fokus pada
kekuatan mengolah lagu seperti pada awal-awal SO7 dikenal oleh publik.
Istilahnya back to roots or back to
basic-lah. Yang sedikit membedakan adalah energi penjiwaannya lebih
difokuskan pada soul lagu-lagunya.
“Sepanjang
sejarah musik
Indonesia
, SO7 bisa dibilang satu-satunya band yang berhasil membukukan angka penjualan
per album di atas satu juta kopi untuk tiga album berturut-turut. Ini jelas
prestasi yang sangat membanggakan. Sampai saat ini mereka masih menunjukkan
potensi sebagai band yang kuat, terbukti dari materi album terbarunya ini yang
menawarkah lagu-lagu kuat untuk menjadi hit single. Mudah-mudahan albumnya ini
dapat diterima secara luas oleh penggemar SO7,” jelas Jan N. Djuhana, Senior A&R Director SONYBMG Music Entertainment
Indonesia
.
Album
Paling Personal
Proses
rekaman kali ini berbeda dengan proses rekaman album-album sebelumnya. Sheila On
7 tidak perlu membuat demo terlebih dulu melainkan langsung merekam karya mereka
secara bertahap. Tempatnyapun sangat pribadi yaitu di Studio Lahaneross yang tak
lain merupakan studio pribadi milik Eross Chandra.
Ini
salah satu album yang cukup berkesan secara emosional. Pada album ini, cara
Sheila On 7 mengungkapan lebih spesial dibandingkan album-album terdahulu.
Karena situasinya sudah sangat berbeda, dan visi para personil Sheila On 7 pada
album ini lebih dewasa dibandingkan album-album yang dulu. Mulai dari aransemen
dan penulisan lirik sedikit banyak tergambar di lagu-lagu album 507.
Bisa
dibilang ini merupakan album Sheila On 7 paling personal, bercerita tentang
hubungan antar personil, home-sick karena
jadwal tur dan promo yang padat dan pengalaman batin yang tak tergantikan. Coba
simak saja lirik lagu “Last Prete
nc
e” oleh Eross yang me
nc
eritakan situasi Sheila On 7 sebelum ditinggalkan salah seorang personilnya.
Lalu ada lagu “Ingin Pulang” yang
Adam tulis di saat rasa rindunya akan kehangatan rumah mendera di tengah
perjalanan tur Sheila On 7. Tak ketinggalan Sakti yang bercerita pengalamannya
menemukan kedamaian Tuhan di lagu “Cahaya
Terang”. Dan cerita kebahagiaan Duta lewat lagu “Kau
Kini
Ada
”. Tak hanya bertumpu pada kekuatan lirik, musikalitas jelas mereka kedepankan. Simak saja dalam hit single
berjudul “Mantan Kekasih” yang ditampilkan dengan
musik yang megah, full orkestrasi string.
Personil
Baru, Piala Dunia 2006 dan Optimisme
Pada
penggarapan album ini status Brian Kresna
Putro tidaklah sebagai additional player melainkan sudah menjadi personil
tetap Sheila On 7. Ini mengingat besarnya keterlibatan dan kontribusi Brian
mulai pada penggarapan album The Very Best of Sheila On 7 hingga album 507.
Diharapkan diangkatnya Brian sebagai personil tetap Sheila On 7 dapat memberikan
warna-warna lebih cerah demi kesegaran musikalitas Sheila On 7.
Dalam
album 507 ini, Sheila On 7 juga menyertakan sebuah lagu yang mendapat kesempatan
untuk berlaga di ajang Piala Dunia 2006. Lagu berjudul “Pemenang”
memang dibuat khusus untuk perhelatan empat tahunan yang selalu ditunggu. Lagu
yang digarap secara keroyokan ini bercerita tentang semangat optimisme dan
jangan parnah menyerah untuk menjadi seorang pemenang. Lagu ini dibawakan dalam
tempo medium yang diimbuhi melodi-melodi khas Sheila On 7 dan berpadu dengan
efek riuh sorak sorai penonton.
Disimak
dari judul-judul lagu di album 507 ini seperti “Pemenang”,
“Terlalu Singkat” dan “Bingkisan
Tuhan”, nampak sekali optimisme
yang tetap dipertahankan Sheila On 7. Meski sudah banyak hal yang mereka lewati,
mereka yakin semua ini adalah proses pendewasaan mereka sebagai musisi
profesional. Album ini diyakini sebagai refleksi diri Sheila On 7 agar bisa
memberikan suatu hal yang berarti nantinya bagi para pendengar musik Sheila. SO7
dengan album barunya ini menjadi eksistensi mereka teguh berdiri menjadi
kelompok band sejati.
Tracklist
Sheila On 7 – 507
1.
Intro
2.
Radio (Song & Lyrics by
Eross Candra)
Ini
dia lagu yang paling berbeda dari lagu-lagu Sheila On 7 yang pernah ada. Tampil
modern dengan sentuhan new wave ditambah dance. Lagu cinta dalam bentuk lain,
penyampaian isi hati dengan caranya yang unik. Menyampaikan rasa kangen dan
rindu lewat gelombang radio. Meski dari dulu sudah ada, tapi tidak banyak yang
membahas tentang cinta lewat radio ini, Sheila mencoba mengangkatnya lagi.
3.
Mantan Kekasih (Song &
Lyrics by Eross Candra)
Inti
dari lagu ini, kita tidak bisa selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.
Manusia boleh berencana, tapi Tuhan yang berkehendak. Dalam lagu ini ditegaskan
apa yang telah kamu tinggalkan dan apa yang kamu lukai tidak akan bisa memaafkan
dan tidak akan bisa menerima kamu meski kamu sudah berusaha menjadi lebih baik.
Tetapi jalan yang terbaik itu tidak selalu ada.
4.
Ingin Pulang (Song &
Lyrics by Adam M Subarkah)
Lagu
ini bercerita tentang kondisi ketika sedang diluar rumah -sedang tour, dan
disela-sela perjalanan tersebut ada rasa benar-benar rindu dengan rumah dan
semua yang ada di rumah. Ingin cepat balik ke rumah, homesick.
5.
Kau Kini
Ada
(Song & Lyrics by Akhdiyat Duta Modjo)
Lagu
berirama ceria ini menceritakan tentang orang yang mengeluh dan bosan akan
kesehariannya sebagai seorang bujangan. Hingga akhirnya ia menemukan seorang
yang setia menyeduhkan teh hangat di pagi hari dan membuat dunianya terasa lebih
terang.
6.
Pemenang (Song & Lyrics
by Sheila On 7)
Lagu
yang liriknya acuannya untuk Piala Dunia. Inti dari lagu ini harus semangat
dalam bertanding maupun dalam menghadapi hidup, karena jalan di depan itu
semakin berat. Dan kita jangan pernah menyerah untuk menjadi seorang pemenang.
7.
Bingkisan Tuhan (Song &
Lyrics by Adam M. Subarkah)
Intinya
dari lagu ini memuja atau meninggikan martabat seorang wanita. Permainan bass
Adam disini sangat terasa, beatnya mengingatkan lagu-lagu berirama
new-wave-dance-punk yang lagi menjadi trend anak muda.
8.
Terlalu Singkat (Song &
Lyrics by Eross Candra)
Lagu
dengan filosofi agak slenge’an ditambah denting piano yang nakal pantas
disimak. Intinya semua hal itu harus dicoba, karena hidup itu terlalu singkat.
Jangan takut untuk mencoba.
9.
Terjamah Yang Lain (Song
& Lyrics by Eross Candra)
Lagu
ini dihantarkan dalam tempo ballad yang menyayat. Kedewasaan lirik Sheila On 7
yang semakin matang tampil tergarap rapih. Bercerita tentang sakitnya seseorang
karena kekagumannya terhadap seseorang yang justru malah menyiksa dia. Aransemen
dari petikan gitar, string dan flute menambah suasana perih dari lagu ini.
10.
Cahaya Terang (Song &
Lyrics by Saktia Ari Seno)
Menceritakan
tentang pengalaman batin Sakti setelah belajar agama. Dalam lagu ini Sakti
banyak melihat yang mana teman-temannya belum lihat. Sakti banyak menemukan
hal-hal baru yang dia dapat dari cara dia belajar agama selama ini.
11.
Last Pretence (Song &
Lyrics by Eross Candra)
Konon
lagu ini adalah kisah nyata para personil Sheila On 7. Lagu dan liriknya
sederhana mengingatkan lagu-lagu hit Sheila On 7 sebelumnya. Ditambah gesekan
string yang memang pernah menjadi identitas Sheila On 7 menyempurnakan hadirnya
lagu ini.
|